Dangdut is the music of my country. Gitu katanya project pop. Klo gitu mustinya bangga donks sama dangdut dan harus melestarikan dangdut selayaknya lagu daerah, karena dangdut adalah musik yang sangat indonesia banget.
Tapi masih ingat kasus nya inul, yang goyangannya dikecam oleh raja dangdut ? lalu ada juga dewi persik yang dilarang tampil oleh walikota. Goyangan dangdut mereka dirasa terlalu vulgar bagi masyarakat indonesia, dan tidak layak dikonsumsi khususnya oleh anak2.
Namun begitu membandingkan penampilan dewi persik ataupun inul dengan beberapa aksi panggung dangdut yang saya temukan di youtube, ternyata mereka tidak ada apa2nya. Aksi panggung biduan dangdut di daerah kampung jauh lebih vulgar.
Sebutlah nama, misalnya,
pussy Suci Syaharani, dengan gaya ongkang-ongkang nya. Weleh, kepikiran darimana gaya kaya gitu. Lebih mirip sedang bercinta sendirian diatas panggung, ditonton banyak orang, dan tidak sedikit bapak2 tua berpeci, ibu2 berjilbab dan juga anak-anak. Entahlah apa yang ada di pikiran mereka menyaksikan pertunjukan semacam itu. Atau mungkin itu hal yang biasa ?
Ada satu video youtube yang saya temukan, beberapa anak SD menonton di barisan paling depan, menyaksikan betapa heboh dan vulgarnya goyangan sang biduan. Dan ketika anak2 itu minta salaman, penyanyi itu pun mengulurkan tangan sambil ngomong "Boleh deh salaman, biar cepet gede". hahahah, anak2 itu pasti akan cepet gede.
Namun, yang paling menyebalkan dengan diuplodnya video dangdut tersebut ke youtube adalah, video tersebut bisa diakses oleh siapa saja dari mana saja. Dan komentar yang masuk tidak sedikit yang menghubungkan hal tersebut dengan budaya indonesia dan agama (islam).
komentar macam "cermin perilaku orang indonesia kebanyakan", "Inilah indonesia yang sebagian penduduknya muslim", dan masih banyak lagi yang sejenis, dan bahkan lebih vulgar.
BAh memuakkan.
Ditilik dari tanggal uploadnya,diketahui bahwa pertunjukkan dangdut itu terjadi beberapa taun lalu. Entahlah sekarang apakah mereka masih eksis atau tidak, saya tidak tau.
Membicarakan tentang goyangan dangdut membuat saya teringat akan goyangan yang lainnya. Goyangan yang hebat dan mengakibatkan sebuah bencana yang memilukan, gempa bumi di bantul 2 taun lalu.
Getaran hebat yang menghancurkan sebagian kehidupan disana, membuat seluruh nusantara ikut menangis. Saya ingat betul genteng yang jatuh menimpa kepala, Isu tsunami yang membuat seisi kampung kacau, bangunan2 yang ambruk. Ah betapa malunya saya, tidak banyak yang bisa saya lakukan kala itu, dan juga sekarang, untuk membantu mereka.
2 tahun berlalu dari saat itu, saat bantul mulai bangkit kembali secara perlahan, saat semuanya berjalan kembali seperti sedia kala, Muncul lagi bencana yang tak kalah hebat. BBM naik 28%. Damn.
Artikel Terkait|
Funkshit The Return |
29 Mei 2008 13:19:27
yang gini ini nih yang bikik moral bangsa jadi bejat... *maksudnya gaya ongkang2 tadi...*