Review Rumah Dara(h)

Writen by Funkshit
Ada begitu banyak pujian untuk film Rumah Dara(h) sebagai salah satu film indonesia yang paling layak dinanti,. pujian yang sama pernah diberikan untuk air terjun pengantin dan KCB. Jadi saya sudah agak terbiasa mendengar hal2 tersebut. Sehingga persiapan untuk agak sedikit kecewa pada Film rumah dara pun sudah matang.

Film ini bercerita tentang pembantaian yang sudah biasa dilakukan dirumah terpencil yang ditempati oleh dara (Shareefa Danish) dan kedua anaknya, maya (imelda therine) dan adam (Arifin Putra). Saya tidak begitu jelas siapa pria gendut yang juga menghuni rumah itu. Dan malam itu mereka kedatangan serombongan tamu yaitu Ladya (Julie Estelle) beserta kakak dan iparnya, adjie dan astrid (sigi wimala). Juga 3 orang temannya lagi.

Sedikit spoiler, motif dari pembantaian oleh dara tersebut adalah mereka makan daging manusia supaya bisa hidup lebih lama. Maka pertanyaan Ladya tentang berapa umur dara menjadi tak terjawab. Dari salah satu fotonya dara, tertulis angka 18XX. Tidak heran jika wajah, rumah serta nada bicaranya begitu jadul. Selain suaranya yang berat dibuat2, saya suka akting dara.

Ada beberapa adegan keren yang membuat saya tersentak, salah satunya adalah saat pisau adam menusuk telapak tangan astrid dari balik pintu. Juga saat Maya memainkan pisaunya menyerang korban. Saya memang selalu menyukai imelda therine. Sangat disayangkan ada beberapa adegan yang di cut (pemotongan kepala misalnya).

Namun selayaknya film indonesia, selalu saja ada hal hal yang tidak logis dan wagu. Beberapa kali Ladya sempat terlihat seperti "Lupa" bahwa dia baru saja hampir dibunuh dan menyaksikan temannya dimutilasi. Setelah berhasil kabur dari rumah itu, dia tenang2 saja kembali lagi. Bahkan tanpa mencari bantuan lebih dulu.

Rumah dara itu juga sepertinya punya banyak sekali pintu. Pintu utama dirantai sejak pembunuhan dimulai sampai akhir supaya korban tidak bisa keluar, tapi polisi bisa masuk entah dari mana.

Hampir semua adegan yang melibatkan satuan polisi+aming menurut saya wagu. Jika itu dimaksudkan sebagai bumbu komedi, maka sangat garing. Memang susah memadukan thriller dengan komedi supaya tidak garing. Namun saya suka adegan mesumnya tidak terlalu berlebihan, cukuplah porsinya.

Sebagai Film indonesia, Film Rumah dara(h) ini layak ditonton. Bagi yang menggemari thriller bunuh2an tentunya. Tentu saja saya masih lebih suka Quarantine atau orphan, tapi film ini masih lebih baik daripada Air Terjun Pengantin.


Artikel Terkait
| Akibat Ryan Terhadap Ryan | | Kalau Mau Bunuh Orang Maka Bunuh Saja |


 

Komentar

1. Ninit

28 Januari 2010 12:11:33
Blas ga mau nonton.. takut...

cih.. cemen..


2. Didut

29 Januari 2010 08:53:25
aku juga cemen!!! :)

percumah lemu... :P


3. escoret

29 Januari 2010 10:39:10
sinetron di puter di biuskup..???

ngopo e kowe ki peng


4. harunsaurus

30 Januari 2010 15:12:59
barusan nonton. komentar saya cuma dua kata: nice try.

2 kata juga
nice koment


5. dita.gigi

31 Januari 2010 01:11:10
saya sudah 2 kali donk nonton nyaaaa....

btw, pria gendut itu Arman, anak nya Dara juga... masih sodaraan sama Adam dan Maya.

kalau akting Arifin Putra sebagai adam keren banget... ekspresi tanpa ekspresi nya itu justru yang bikin jadi keren banget... motong2 orang tanpa kedip.

kalau Daanish sebagai dara masih punya ekspresi.. seperti pas ngeliat kandungan astrid, keliatan banget mupeng nya... ada ekspresi marah, kesel, terutama mendekati akhir cerita... kayak kesel banget gitu, semua nya berantakan, ya rumah nya, ya anak2 nya yg mati...

lha kok saya malah curhat disini... =lol

armand anaknya jgua tho.. kok bisa ya .. anaknya dara yang 2 bagus2,, yang satunya lagi kayak gitu *eh*

klo kata choro.. si dara menampakkan sisi keibuan nya pas setelah maya mati.. kemudian berkata kepada adham "bawa kepala mereka"


6. puputs

31 Januari 2010 08:09:17
hooooooo sumatooo toh...

bukan.. dara...


7. rio2000

01 Februari 2010 12:44:04
semua film juga titik lemah di bloopers :)

main saja kemari untuk lebih banyak bloopers http://www.moviemistakes.com/

wah,, situsnya bahasa inggris..


8. dilla

05 Februari 2010 13:51:02
pertama dengen dara ngomong, wagu banget! tapi ya lama-lama biasa juga dengernya..

pertama2 wagu.. lama2 kamu biasa.. tapi tetap saja itu wagu...


9. jhanty

05 Februari 2010 17:47:03
gak mau nonton ah. serem :)

ih cemen...


10. Fachmi

07 Februari 2010 17:13:45
ngeri filemnya

cemeeennn..


11. yatha
08 Februari 2010 18:57:38
sebenernya yang bikin saya pgn nonton film ini awalnya bukan karena ceritanya tapi karena pemainnya.the mo brothers kreatif banget dengan memilih aktor2 dan aktris2 untuk bermain sbg karakter yang jauh beda dari yang biasa mereka mainkan.kaget banget liat daanish si cewek oon di coffee bean show trans tv dan arifin putra bintang remaja yang selalu main jadi cowok baik2 bisa akting sepsycho itu.dari kubu protagonis juga,sigi wimala yang tomboy dan cuek

tapi kan emang mukanya si danish cocok buat jadi muka muka kaya gitu...


12. Herman Saksono

20 Februari 2010 11:43:11
Kenapa benchmarknya air terjun pengantin.

karena saya belum nonton pintu terlarang ..


13. detnot

27 Februari 2010 14:22:14
gagal pertamax =fck =fck

14. faruqi

05 Maret 2010 12:55:44
hahahhaaa=evil paaaaaaaaaann tuhhhhhhhhhhhh...:( :( :( :( :( :( :( :( :( :(

 

:) :D =huh =notsure =lol =fck =evil alien bunuh diri
Nama
Email
Website

B | I | U | S | Quote
 
 
 

Rss Syndication

Latest Article

 

 

Latest Comment